KEBERSAMAAN

KEBERSAMAAN

Selasa, 03 Mei 2011

Sikap Belajar Siswa

Pengertian Sikap Belajar Siswa
Faktor yang mempengaruhi berhasil tidaknya siswa dalam belajar adalah perubahan sikap. Sikap menentukan bagaimana individu dalam kehidupan. “Sikap selalu berkenaan dengan objek, dan sikap terhadap objek ini disertai dengan perasaan positif dan negative” (Slameto, 2003 : 188). Orang akan bersikap positif terhadap apa yang dianggapnya penting, dan akan bersikap negatif terhadap sesuatu yang dianggapnya tidak bernilai atau merugikan bagi dirinya.

Sikap terbentuk melalui berbagai macam cara, antara lain :
1. Melalui pengalaman yang berulang-ulang atau suatu pengalaman yang disertai perasaan yang mendalam (pengalaman traumatic).
2. Melalui imitasi (peniruan)
Peniruan dapat dilakukan dengan sengaja maupun tidak di sengaja. Peniruan dapat terjadi apabila seseorang individu memiliki minat terhadap apa yang diamatinya.
3. Melalui sugesti
Yang dimaksud sugesti adalah seseorang yang membentuk suatu sikap terhadap suatu objek tanpa ada suatu alas an dan pemikiran yang jelas, tetapi semata-mata karena pengaruh orang lain yang dianggap memiliki wibawa.
4. Melalui identifikasi
Merupakan peniruan terhadap orang lain atau organisasi tertentu yang dianggap memiliki keterkaitan emosional dengan individu tersebut. Sifat meniru tersebut lebih banyak dalam hal menyamai. Misalnya, pengikut dengan pemimpin, siswa dengan guru, anak dengan ayah.
Sikap memiliki kecenderungan untuk bertahan, sehingga perubahan sikap bukan hal yang mudah untuk dilakukan.
Ada banyak hal yang menyebabkan sulitnya perubahan sikap, antara lain :

1. Adanya dukungan lingkungan terhadap sikap yang dilakukan.
2. Adanya perasaan tertentu dari suatu sikap dalam kepribadian seseorang.
3. Bekerjanya asas selektifitas.
Menyeleksi informasi-informasi yang sesuai dengan pandangan yang memiliki nilai kemanfaatan bagi dirinya.
4. Bekerjanya prinsip mempertahankan keseimbangan.
Ada kecenderungan seseorang untuk menghindari data atau informasi yang bertentangan dengan sikap-sikapnya. Misalnya menghindari perdebatan yang tidak sesuai dengan keyakinannya.
5. Adanya sikap tidak kaku pada sementara orang untuk mempertahankan pendapatnya sendiri.
Sikap belajar adalah kecenderungan bertindak dalam perubahan tingkah laku melalui latihan dan pengalaman dari keadaan tidak tahu menjadi tahu yang dapat diukur melalui : toleransi, kebersamaan dan gotong-royong, rasa kesetiakawanan, dan jujur (Safari, 2003 : 58).
Berdasarkan pemaparan diatas, dapat menjadi dasar indikator sikap belajar siswa antara lain :

a. Toleransi siswa terhadap oranga lain.

b. Kebersamaan dan gotong-royong.

c. Rasa kesetiakawanan.

d. Kejujuran siswa

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar